Langsung ke konten utama

[Ep 2: Aku dan Koin Biru]

    Kenapa pilih IPB? Mungkin ada beberapa yang penasaran kenapa bisa milih kuliah di kampus pertanian ini, padahal jurusan yang dipilih bukan pertanian sama sekali. 


     Oke, kenal IPB pertama kali kelas dua SMA saat diajak mentor  jalan-jalan ke sana, karena mentor juga lulusan Biologi di kampus itu. Karena hari libur dan gak ada kendaraan, kita berjalan kaki keliling kampusnya. Dan sebagai orang yang jarang jalan sejauh itu, kaki ini betul-betul kaget....
Petualangan berakhir ketika kami berfoto bersama di Koin Biru, salah satu ikon terkenal kampus tersebut. 

         

    Lanjut lagi, saat kelas tiga dan ada sosialisasi SNMPTN di kampus itu, aku bersama lima orang temanku menjadi perwakilan sekolah untuk berangkat ke sana. Setelah acara selesai, kita berlima berfoto lagi bersama si Koin Biru.


    Hari demi hari berlalu, setelah melalui Ujian Nasional yang menguras pikiran, tiba saatnya pengumuman. Sebelumnya saat memilih kuliah mana yang dituju, banyak pertimbangan yang harus dibuat misalnya orang tua, jarak, dan prospek karir setelah lulus. Hingga akhirnya kuputuskan memilih IPB sebagai tujuanku. Selain jaraknya yang tidak terlalu jauh, aku pernah ketempat itu sebelumnya, bertemu si Koin Biru. 
Kenapa gak ITB? UI? Ah, aku sadar kapasitas yang ku miliki dan tidak ingin memaksakan diri, pikirku saat itu.

    Setelah mengetikkan kata kunci, Alhamdulillah aku lulus SNMPTN IPB! Kaget? Tentu, karena melihat nilai UN bahasa inggris yang nilainya anjlok seperti tidak ada harapan (meski setelah itu sadar kalau UN tidak berpengaruh apapun). Rasanya seperti dipertemukan lagi dengan Koin Biru


    Sejak saat itu, bertemu si Koin Biru bukan hal yang sulit lagi, karena dapat bertemu kapanpun saat di kampus. Mulai dari awal masuk asrama kampus, momen pelantikan organisasi, dan momen lainnya, Hingga pada akhirnya, setelah 51 bulan berjuang dengan jurusan yang diminati, akhirnya bertemu Koin Biru dengan status lulus sebagai wisudawati. Terima kasih, kamu salah satu yang mewarnai perjalananku di kampus ini.








    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#1 Memulai Kembali

      Memulai kembali, suatu kalimat yang mungkin tidak semua orang bisa dan mau melakukannya. Termasuk Jane, seorang mahasiswi yang baru melempar toga wisudanya dua tahun lalu. Jane, yang dahulu dikenal seorang yang semangat, ramah, dan tidak pernah mengeluh. Sekarang lebih sering mengurung diri di kamar dengan wajah muram. Hal itu Jane rasakan sejak ia memutuskan berhenti bekerja seminggu lalu. Jane bekerja di salah satu perusahaan perintis di kotanya, dan termasuk pekerjaan pertamanya setelah lulus kuliah.      Dengan rasa percaya diri bertemu dengan bagian manajer perusahaan dan menyampaikan maksud dia mengundurkan diri. Mereka terkejut karena Jane bukanlah karyawan yang memiliki kinerja buruk di kantor selama setahun bekerja. Jane beralasan berhenti untuk mengejar karir lain yang lebih menjanjikan dan diminati saat itu. Dengan berat hati, perusahaan mengizinkan permintaan Jane itu.      Setelah memutuskan mundur, Jane berpu...

[Eps 1: Aku dan Tingkat Pertama]

Yapp, kali ini ku mau cerita tingkat pertamaku. Dimulai saat bertemu teman sekamar yang beda latar belakang, jurusan, dan asal daerah. Ada yang dari Samarinda, Sukabumi, dan Jakarta. Ada yang dari Teknologi Pertanian, Ekologi Manusia, dan Perikanan. Benar-benar teman kamar yang luar biasa, mereka mengajarkanku banyak hal. Mereka bisa mengimbangi sifatku yang seperti ini. Aktif dan banyak bercerita. Saat beradaptasi dengan lingkungan asrama yang mengajari hidup mandiri dan bersosialisasi. Dalam satu lorong asrama saja terdiri atas beberapa kamar, terdiri atas jurusan, budaya dan gaya hidup yang berbeda. Dipimpin oleh satu RT dan Senior Resident (orang yang menjadi "ibu" di tiap lorong asrama), banyak hal yang kudapat dari mereka, dari segi bahasa, keyakinan, dan karakter yang unik-unik. Saat mengikuti klub asrama yang mengayomi teman sebaya belajar (terutama yang berbau hitungan). Dilatar belakangi kegemaran berbagi ilmu ke orang lain, aku mengikuti klub ini, "Tutor Sebay...
Assalamualaikum. Sobat, apa kabar kalian hari ini? Semoga dalam keadaan baik-baik saja yaa… :)) Oh, iya kali ini aku mau coba hobi baru nih.. yaps, nulis di blog. Ini baru pertama kalinya lho nulis di blog, setelah biasanya nulis di IG atau disimpan di pikiran sendiri xD Nah, judul blog-ku kali ini adalah  "Journey to be a Moeslem Scientist". Kenapa judulnya gitu min? Karena ku ingin berbagi cerita baik dari pengalaman pribadi atau dari temen-temen di sekitarku yang luar biasa, terkait perjalanan hidupnya hingga harapannya menjadi ilmuwan muslim sejati, seperti Ibnu Sina atau Al Khawarizmi :)) Tak hanya berasal dari pengalaman, tapi karya-karya lain yang biasanya ku tulis di IG Insya Allah ku published di sini Semoga Sobat bisa mengambil hikmah dari apa yang aku tulis dan menjadi "The next Moeslem Scientist" Tak lupa juga kritik dan saran sobat sangat ku butuhkan untuk karya-karya tulis yang lebih baik lagi….. So, let's begin to create our journey -PR...